Belajar Desain Otomotif Melalui Lego Technic

Written by: Qoty Intan



Smiley, Si Kecil suka main mobil-mobilan? Suka bongkar pasang mobil? Suka penasaran dengan berbagai bentuk mobil, motor-motoran dan mainan kendaraan lain? Atau, Si Kecil suka mengoleksi berbagai jenis mainan mobil dan bercita-cita suatu saat ingin menjadi pembuat mobil?


Saat masih balita, tentu Si Kecil memainkan berbagai jenis mainan yang dapat merangsang tumbuh kembangnya. Beranjak melewati usia balita, umumnya akan mulai terlihat kecenderungan minat dan bakat si Kecil terhadap mainan favoritnya. Terlebih anak laki-laki.


Berawal Dari Hobi Mengoleksi

Apakah Ananda suka mengoleksi mobil-mobilan maupun moda transportasi yang lain? Tak apa Smiley, asalkan anak sudah memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga setiap mainan koleksinya. Coba diperhatikan saja, mainan apa yang menjadi koleksinya. Seperti mobil hotwheels, kereta api, pesawat terbang, ataukah yang lain? Jika koleksinya yang paling banyak adalah mainan mobil-mobilan, apalagi jika Si Kecil suka bongkar pasang mobilnya itu berarti dia ada ketertarikan akan berbagai komponen mobil.


So, kita tidak perlu khawatir jika Ananda suka mengoleksi suatu jenis mainan. Biarkan ia bereksplorasi akan dunianya dan memenuhi rasa penasarannya.


Coba-coba Berbuah Karya

Menginjak usia 5-6 tahun, koleksinya semakin bertambah. Bahkan jenis moda transportasi lain pun mulai dikoleksinya. Makin sering memainkan, makin sering mengamati berbagai jenis dan desain moda transportasi, akan semakin menumbuhkan rasa penasaran pada diri anak. Ia akan mulai mencoba membongkar dan memasang mainannya. Betul?


Saat inilah Smiley coba berikan mainan lain yang bisa dibongkar pasang untuk memenuhi rasa keingintahuannya dalam membuat jenis moda transportasi favoritnya. Berikut beberapa rekomendasinya:


Lego Technic Race Car :

Untuk anak usia balita, mainan lego yang terdiri dari 46 pcs ini bisa digunakan untuk latihan menciptakan sebuah karya dari tangannya sendiri. Daya imajinasinya terbangun, kreativitasnya semakin terasah, koordinasi tangan dan mata pun semakin terlatih sehingga tumbuh kembangnya lebih optimal. Selain itu, kepercayaan dirinya pun meningkat karena berhasil menghasilkan sebuah karya.





Lego Technic Cement Mixer Truck :


Lego yang ini terdiri dari 85 pcs brick yang bisa disusun menjadi sebuah truk pengaduk semen. Dengan menyusun dan memainkan lego ini, Si Kecil dapat belajar banyak hal. Diantaranya, proses pembuatan komponen mobil truk, manfaat mobil ini apa dan cara kerjanya bagaimana. Tentunya ini dalam pengawasan dan pendampingan Smiley sebagai orangtua di rumah, ya. Mainan lego ini cocok untuk anak usia 5-7 tahun. Tingkat kesulitannya sedikit lebih meningkat jika dibandingkan dengan lego yang jumlah bricknya lebih sedikit.


Lego Technic Race Plane :

Mainan lego ini berjumlah 154 pcs yang bisa dimainkan mulai anak usia 7 tahun ke atas. Karena jumlah bricknya yang semakin banyak, tentu akan membutuhkan fokus dan konsentrasi yang lebih. Disinilah manfaatnya menyusun bricks lego ini. Agar Si Kecil bisa lebih sabar dan fokus untuk menghasilkan sebuah karya. Dan ketika lego buatannya sudah jadi, ia akan lebih menghargai hasil kerja kerasnya dan menjaganya dengan lebih baik.


Si Kecil juga bisa belajar komponen pesawat dan bagaimana cara mendesain serta menyusunnya menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Dengan pendampingan Smiley sebagai orangtua, Ananda juga belajar seluk-beluk pesawat, bagaimana cara lepas landas dan mendarat yang baik dan lain sebagainya.


Lego Technic Formula Porsche 99 Electric :

Lego bricks yang ini berjumlah 422 pcs. Apakah terlihat sulit? Sepertinya tidak juga. Lego bricks formula Porsche 99 ini direkomendasikan untuk anak usia 9 tahun ke atas. Tingkat kesulitannya sedang dan bisa saja disusun oleh Si Kecil yang memang memiliki minat membuat dan mendesain mobil sendiri versinya. Atau jika dibutuhkan pun ada petunjuk penyusunannya kok. Jadi Smiley tak perlu khawatir karena tetap bisa mendampingi Ananda dalam menyusunnya mobil porschenya sendiri.



Lego Technic Xtreme Off Roader

Lego yang satu ini tidak hanya diperuntukkan untuk anak usia 11 tahun ke atas, bahkan yang sudah dewasa pun akan menyukainya. Terlebih jika Ananda memang suka membongkar dan menyusun kembali komponen mobil-mobilannya. Apalagi jika suka off road. Ini bagaikan menemukan berlian. Lego yang berjumlah 958 pcs ini memang kompleks dan membutuhkan ketelitian dan konsentrasi tingkat tinggi.


Nah, menyusun lego ini akan melatih Ananda untuk lebih fokus dan teliti setiap melakukan pekerjaan. Setelah mobil off roadnya selesai disusun bisa langsung dimainkan menggunakan remote control yang sudah include di dalam paketnya. Sungguh, ini hadiah yang sangat bermanfaat buat Ananda yang memang hobi mengutak-atik mobil.



Belajar Desain Otomotif Melalui Lego Technic

Otomotif adalah segala hal yang berkaitan dengan moda transportasi seperti mobil, truk, kendaraan roda dua, kereta api hingga pesawat terbang. Desain otomotif yakni seputar pengembangan penampilan, ergonomi kendaraan bermotor dan segala hal yang berkaitan dengannya.


Jika Si Kecil sejak dini sudah suka berbagai jenis mobil, terlebih juga suka menggambar atau membuat desain, tidak ada salahnya jika Ananda diarahkan untuk belajar desain mobil. Karena menjadi seorang desainer mobil ini cukup menjanjikan, lho. Apalagi desainer mobil di Indonesia ini masih terbilang sedikit. Sedangkan pangsa pasarnya sangat luas karena semakin banyak masyarakat yang menggunakan mobil dan berbagai jenis dan tipe mobil terbaru terus dirilis.


Si Kecil yang sedari kecil sudah terbiasa menyusun puzzle, lego bricks dan lain sebagainya akan semakin terasah daya imajinasi dan kreativitasnya sehingga di masa yang akan datang, akan banyak memiliki ide yang bisa menjadi inspirasi dalam mendesain apapun. Kemampuan fokus dan konsentrasinya pun sudah terlatih dan akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.


Smileys, yuk dukung cita-citanya dengan memfasilitasi minat dan bakatnya melalui beragam jenis mainan yang dapat menstimulasi tumbuh kembang dan beragaman kecerdasannya sejak dini.

10 views0 comments